Posted by: Furqon | 28/01/2011

Rezeki

Danau UI di jumat siang nan cerah..

Sebagaimana sudah menjadi hal yang sering saya lakukan di hari jumat, jika kerjaan sedang tidak banyak load dan sedang tugas di kantor kukusan (baca: di rumah) saya akan coba sempatkan untuk shalat di masjid kampus, MUI (Masjid Ukhuwah Islamiyah). Ada beberapa alasan kenapa saya selalu menyempatkan untuk shalat jumat disini, ketimbang di masjid belakang rumah. Diantaranya, biasanya di masjid ini, khatib yang berbicara adalah dai undangan dengan materi yang lebih kekinian (tergantung beruntung atau tidak), alasan lain adalah, ada saja teman teman yang masih beraktivitas di kampus dan sholat disini.

Jumat hari ini, saya kembali bertemu dengan teman-teman semasa kuliah, kakak kelas 6 tahun berselang, dan juga dosen yang merangkap bos saya dulu ketika masih mengurusi proyek semasa kuliah. Seusai pertemuan di masjid, kami pun melanjutkan dengan agenda makan siang bersama dengan tuan rumah kakak kelas berselang 6 tahun ini. Seperti yang sudah saya sinyalir (halah..) kemungkinan besar adalah berbicara mengenai peluang menambah penghasilan tambahan dengan menggunakan eM-eL-eM :-) .

Ada satu hadits yang dibincangkan beberapa kali: “Barang siapa senang rezekinya dilapangkan dan diakhirkan ajalnya maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. al-Bukhari dari Abu Hurairah ra), saya setuju dan tidak menampik hal ini. Sebagaimana dengan berkeluarga, maka pintu rezekimu akan dibuka lebih lebar. Semua saling update apa saja aktivitas yang sedang dilaksanakan. dan pak dosen saya yang terhormat sedang kesulitan waktu untuk membuat aplikasi video encription dan compression untuk disertasi S3 nya. Kakak kelas berselang 6 tahun tetap dengan daya juangnya agar saya bersama sama berjuang, bersama teman sekelas yang duduk disampingnya dan sudah bergabung, agar merapat dalam barisan sukses.

Bukanlah silaturahmi, jika tidak ada rezeki yang dipetik :-) . Rezeki yang langsung terasa adalah, bakmi sapi lada hitam gratis saat itu juga (hehe…). Rezeki lain yang coba saya songsong adalah, opportunity yang di tengah pembicaraan dibicarakan oleh pak dosen mantan bos saya dulu, yang sedang mencari partner untuk mengembangkan suatu integrated system di suatu instansi. Saya rasa, ini bisa dikejar, dan insyaAllah menjadi rezeki di kemudian hari. Amiin.. lumayan untuk menjaga dapur tetap mengepul..

Rezeki tidak selalu dihitung dengan materi, tapi perjumpaan dengan kawan lama, dengan bos dulu sewaktu mahasiswa, dengan kakak kelas selang 6 tahun, dengan teman seperjuangan semasa kuliah adalah rezeki yang juga harus kita syukuri. Karena sejatinya, kita hidup dan berjalan menghirup udara, rasa senang berjumpa dengan kawan lama adalah rezeki yang Allah berikan yang patut kita syukuri.

Advertisement

Responses

  1. sip… nice share


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.