Posted by: Furqon | November 24, 2009

Ikhlas

Dari dulu saya selalu kesulitan untuk mendefinisikan apa arti ikhlas. Mungkin secara definitif, ikhlas adalah melakukan perbuatan semata-mata karena Allah ta’ala atau lillaahi ta’ala (bukan konsep lillaahi ta’ala yg ini). Kesulitan yang saya hadapi dalam menjabarkan konsep lillaahi ta’ala tersebut adalah ketika kita mencoba mengkuantifikasi seberapa besar tindakan yang kita lakukan itu semata-mata karena Allah, tidak ada alasan lain yang mendasari kita berbuat sesuatu. Do something for no reason but Allah’s bless.

Pernah mungkin suatu waktu kita bersedekah mengikuti kaidah tangan kanan memberi tangan kiri tak tahu menahu, dan dalam hati kita mengazamkan bahwa apa yang kita lakukan adalah ikhlas semata-mata karena Allah. Tak salah kiranya contoh itu menggambarkan apa yang kita lakukan adalah suatu perkerjaan yang dilandasi keikhlasan. Atau dilain waktu ketika kita kehilangan, sesuatu teman kita berkata, sudahlah ikhlaskan saja. Mungkin itu tak salah juga bahwa kita memang saat itu sudah ikhlas. Tapi bagaimana mendeskripsikan bahwa kita sudah mengikhlaskan apa yang kita perbuat.

mengaji

Mengaji

Read More…

Posted by: Furqon | November 18, 2009

I’ve been There..

Disuatu malam setelah berjumpa dengan CFO satu perusahaan, bos gw, seorang techno economics consultant mengajak makan makan untuk merayakan keberhasilan meeting hari itu. Tiba-tiba cerita tentang konsultan dan dunia konsultansi, atau cerita tentang pengalaman pribadinya sendiri, atau mengutip dari cerita dari suatu tempat, entahlah.. Dengan sedikit bumbu yang gw tambah di sana sini, gw coba sampaikan kembali kepada khalayak ramai.

Kisah ini kurang lebih seperti ini..

Pada suatu waktu seorang investment consultant merasa sedikit jenuh dengan keseharian rutinitas dan segala macamnya tetek bengeknya. Maka dia memutuskan rehat sejenak dari pekerjaan konsultansinya untuk mengambil cuti dan menyepi ke satu tempat yang masih sangat asri – sebutlah sekitaran Danau Maninjau, Sumatera Barat (the place that i want to visit someday). Maka diapun mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari perbekalan, tempat menginap, buku buku apa saja yang hendak ia baca selama pengasingan, dan segudang tempat yang ingin dia kunjungi selama masa menyepinya.

Di suatu pagi, ia berjalan-jalan menyusuri danau yang tak jauh dari tempatnya menginap. Ia coba menikmati hari, melupakan segala penat. Dan ia pun berjumpa dengan seorang bapak penduduk lokal yang tengah memancing. Iapun berhenti untuk duduk dan memperhatikan betapa nikmatnya bapak itu memancing. Satu waktu bapak itu memperoleh hasil tangkapan, ia kembali lemparkan kail ke danau, dan seterusnya. Setelah ikan ketiga, nampaknya sang bapak bersiap untuk pulang. Maka otak konsultan investasi itu pun berputar seperti memperoleh ide, dan kemudian ia dekati sang bapak.

Menggembala

Menggembala

Read More…

Posted by: Furqon | July 26, 2009

Para Penemu Yang Berasal Dari Indonesia

Daftar di bawah ini merupakan salinan yang saya ambil dari http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2209892.

——————————— 8< ———————————

Ternyata menjadi bangsa Indonesia di dunia ini cukup membanggakan, karena memiliki putra-putra besar dalam segi ilmu pengetahuan yang tidak kalah dengan mancanegara, berikut daftarnya:

1. Abdul Jamil Ridho & Niti Soedigdo – Penemu Varietas Unggul Singkong Raksasa
2. Adi Rahman Adiwoso – Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
3. Alexander Kawilarang – Penemu Kapal Ikan Bersirip
4. Andrias Wiji Setio Pamuji – Penemu Reaktor Biogas
5. Arief Mulyana Djumra – Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
6. Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB – Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
7. Ayub S. Parnata – Penemu Bakteri Kompos Organik
8. Bacharuddin Jusuf Habibie – Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
9. Budi Noviantoro – Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
10. Dani Hilman Natawijaya – Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
11. Djuanda Suraatmadja – Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
12. Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro – Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
13. Evvy Kartini – Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
14. Fuad Affandi – Penemu Pupuk Alami dari Air Liur Read More…

Posted by: Furqon | July 26, 2009

Memanfaatkan Google Calendar

Gmail Kalender

Gmail Kalender

Kurasa ini salah satu fitur yang cukup membantu untuk mencatatkan kegiatan kegiatan atau bahkan log log kerja kita. Bahkan fitur lain yang mungkin cukup berguna adalah adanya tanggalan hijriah yang bisa kita gunakan jika misalkan kita ingin melakukan puasa ayamul bidh.

silakan jalan jalan.. http://www.google.com/calendar/render?tab=oc

Posted by: Furqon | July 25, 2009

Konsisten

Sudah sifat dasar manusia untuk bosan, maka konsistensi adalah suatu hal lain di ujung sana yang menjadi begitu sulit untuk dijaga keberlangsungannya.

Ahh sulit sekali konsisten untuk tetap membuat blog ini terupdate..

Posted by: Furqon | May 21, 2009

Aku Ingin…

Misty morning..

Misty morning..

Aku Ingin..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
dengan kata yang tak sempat diucapkan 
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan 
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada 

 

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Posted by: Furqon | May 12, 2009

All Kind of Roses*

all kind of roses
grow in my garden

all kind of creatures
run on my land

all kind of children
play in my yard

so many feelings
flow through my blood

all kind of people
make up my life

all kind of faces
show me their loves

all kind of lanterns
light up the dark

but there’s only one god
only one god
has a place in my heart..

 

 

*Yusuf Islam – Roadsinger

Posted by: Furqon | April 17, 2009

Smile.. :)

Senyuum..

Senyuum..

Just smile and everythings gonna be bright !

:)

Posted by: Furqon | April 15, 2009

Masjid

Masjid in art deco style

Masjid in art deco style

 

jadikan hatiku terpaut padanya..

Posted by: Furqon | March 18, 2009

Kenapa Dasi?? Kenapa Gak Peci??

Ahh hari ini kebagian presentasi produk di tempat klien, dan tim menyarankan untuk pake dasi. Ah lamak.. dari mana pula ku dapet dasi tuh. Mengingat dulu, pernah ada pemikiran pribadi bahwa dasi adalah mahluk ciptaan manusia yang paling gak jelas juntrungnannya. Jadi yang namanya punya dasi itu kayak menelan ludah sendiri alias kualat dengan omongan. :)

Gw jelas tanya dulu lah ama temen, kenapa gw musti pake dasi di meeting itu? Dengan enaknya dia bilang, “Dengan lu pake dasi, setengah masalah lu ilang..”. Heh?? WTH!! 

Untuk menghormati team member yang lain maka kupakelah itu dasi. Jadi awalnya dasi ini digunakan sebagai penanda bagi keanggotaan seseorang dalam sebuah kelompok*. Penggunaan dasi ini sempat menjadi tren digunakan oleh para pekerja, sehingga lambat laun dasi diidentikkan dengan perbaikan sikap, profesionalitas, penjualan dst.

In the early 20th century, the number of office workers began increasing. Many such men and women were required to wear neckties, because it was perceived as improving work attitudes, morale, and sales.

Dari sini gw dapat satu kesimpulan apa juntrungan (baca: kegunaan) dari dasi. Dasi hanyalah sekedar simbol dari sikap, profesionalitas, kelas pekerja dst tidak lebih dari itu. Tak ada manfaat tangible dari dasi seperti halnya syal. Maka gw pahami alasan kenapa menggunakan dasi dalam meeting itu perlu, karena klien yang hadir dalam meeting itu menganggap dasi memiliki arti pencitraan terhadap siapa pengguna dari dasi itu. Karena anggapan itu, maka secara gak langsung klien memiliki pandangan positif dari si pengguna dasi ini.

Ada mahluk ciptaan lain gw rasa dalam tradisi masyarakat indonesia, yaitu peci, yang sama tujuannya dengan mahluk dasi ini. Mungkin tujuan awal dari pembuatan peci adalah untuk menjaga agar rambut tidak menutupi kening ketika sujud dalam shalat. Tapi sekarang peci menjadi perlambang ketokohan seseorang, kewibawaan dst. Gak percaya? Liat tuh hampir semua caleg pada pake peci semua. Biar apa? tentu saja, biar bisa diterima masyarakat sebagai tokoh berwibawa dan bijaksana.. hehe.. :)

 

*http://en.wikipedia.org/wiki/Necktie

Older Posts »

Categories