Posted by: Furqon | July 26, 2009

Para Penemu Yang Berasal Dari Indonesia

Daftar di bawah ini merupakan salinan yang saya ambil dari http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2209892.

——————————— 8< ———————————

Ternyata menjadi bangsa Indonesia di dunia ini cukup membanggakan, karena memiliki putra-putra besar dalam segi ilmu pengetahuan yang tidak kalah dengan mancanegara, berikut daftarnya:

1. Abdul Jamil Ridho & Niti Soedigdo – Penemu Varietas Unggul Singkong Raksasa
2. Adi Rahman Adiwoso – Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
3. Alexander Kawilarang – Penemu Kapal Ikan Bersirip
4. Andrias Wiji Setio Pamuji – Penemu Reaktor Biogas
5. Arief Mulyana Djumra – Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
6. Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB – Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
7. Ayub S. Parnata – Penemu Bakteri Kompos Organik
8. Bacharuddin Jusuf Habibie – Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
9. Budi Noviantoro – Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
10. Dani Hilman Natawijaya – Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
11. Djuanda Suraatmadja – Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
12. Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro – Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
13. Evvy Kartini – Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
14. Fuad Affandi – Penemu Pupuk Alami dari Air Liur Read More…

Posted by: Furqon | July 26, 2009

Memanfaatkan Google Calendar

Gmail Kalender

Gmail Kalender

Kurasa ini salah satu fitur yang cukup membantu untuk mencatatkan kegiatan kegiatan atau bahkan log log kerja kita. Bahkan fitur lain yang mungkin cukup berguna adalah adanya tanggalan hijriah yang bisa kita gunakan jika misalkan kita ingin melakukan puasa ayamul bidh.

silakan jalan jalan.. http://www.google.com/calendar/render?tab=oc

Posted by: Furqon | July 25, 2009

Konsisten

Sudah sifat dasar manusia untuk bosan, maka konsistensi adalah suatu hal lain di ujung sana yang menjadi begitu sulit untuk dijaga keberlangsungannya.

Ahh sulit sekali konsisten untuk tetap membuat blog ini terupdate..

Posted by: Furqon | May 21, 2009

Aku Ingin…

Misty morning..

Misty morning..

Aku Ingin..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
dengan kata yang tak sempat diucapkan 
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan 
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada 

 

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Posted by: Furqon | May 12, 2009

All Kind of Roses*

all kind of roses
grow in my garden

all kind of creatures
run on my land

all kind of children
play in my yard

so many feelings
flow through my blood

all kind of people
make up my life

all kind of faces
show me their loves

all kind of lanterns
light up the dark

but there’s only one god
only one god
has a place in my heart..

 

 

*Yusuf Islam – Roadsinger

Posted by: Furqon | April 17, 2009

Smile.. :)

Senyuum..

Senyuum..

Just smile and everythings gonna be bright !

:)

Posted by: Furqon | April 15, 2009

Masjid

Masjid in art deco style

Masjid in art deco style

 

jadikan hatiku terpaut padanya..

Posted by: Furqon | March 18, 2009

Kenapa Dasi?? Kenapa Gak Peci??

Ahh hari ini kebagian presentasi produk di tempat klien, dan tim menyarankan untuk pake dasi. Ah lamak.. dari mana pula ku dapet dasi tuh. Mengingat dulu, pernah ada pemikiran pribadi bahwa dasi adalah mahluk ciptaan manusia yang paling gak jelas juntrungnannya. Jadi yang namanya punya dasi itu kayak menelan ludah sendiri alias kualat dengan omongan. :)

Gw jelas tanya dulu lah ama temen, kenapa gw musti pake dasi di meeting itu? Dengan enaknya dia bilang, “Dengan lu pake dasi, setengah masalah lu ilang..”. Heh?? WTH!! 

Untuk menghormati team member yang lain maka kupakelah itu dasi. Jadi awalnya dasi ini digunakan sebagai penanda bagi keanggotaan seseorang dalam sebuah kelompok*. Penggunaan dasi ini sempat menjadi tren digunakan oleh para pekerja, sehingga lambat laun dasi diidentikkan dengan perbaikan sikap, profesionalitas, penjualan dst.

In the early 20th century, the number of office workers began increasing. Many such men and women were required to wear neckties, because it was perceived as improving work attitudes, morale, and sales.

Dari sini gw dapat satu kesimpulan apa juntrungan (baca: kegunaan) dari dasi. Dasi hanyalah sekedar simbol dari sikap, profesionalitas, kelas pekerja dst tidak lebih dari itu. Tak ada manfaat tangible dari dasi seperti halnya syal. Maka gw pahami alasan kenapa menggunakan dasi dalam meeting itu perlu, karena klien yang hadir dalam meeting itu menganggap dasi memiliki arti pencitraan terhadap siapa pengguna dari dasi itu. Karena anggapan itu, maka secara gak langsung klien memiliki pandangan positif dari si pengguna dasi ini.

Ada mahluk ciptaan lain gw rasa dalam tradisi masyarakat indonesia, yaitu peci, yang sama tujuannya dengan mahluk dasi ini. Mungkin tujuan awal dari pembuatan peci adalah untuk menjaga agar rambut tidak menutupi kening ketika sujud dalam shalat. Tapi sekarang peci menjadi perlambang ketokohan seseorang, kewibawaan dst. Gak percaya? Liat tuh hampir semua caleg pada pake peci semua. Biar apa? tentu saja, biar bisa diterima masyarakat sebagai tokoh berwibawa dan bijaksana.. hehe.. :)

 

*http://en.wikipedia.org/wiki/Necktie

Posted by: Furqon | March 12, 2009

Offline mode Firefox

Biar gak cari-cari lagi klo nemu masalah yang sama.

Masalahnya muncul ketika alamat yang kita tuju dari address bar firefox adalah address local (misal: http://localhost/), browser tidak akan memunculkan halaman yang dimaksud, kecuali jika kita terhubung dengan internet (online).

solusinya:

  1. ketik ” about:config ” dari address barr
  2. cari browser.offline-apps.notify
  3. set menjadi true dengan cara klik dua kali

Sudah keberapa kali ngalamin, tapi selalu lupa dan musti brawse-browse untuk cari solusinya.

Posted by: Furqon | February 19, 2009

Case: Upload, Validate, dan max_execution_time

Tulisan kali ini tidak secara khusus menjelaskan tiga proses yang telah disebutkan dalam judul. Kali ini gw coba berbagi satu kasus berkaitan dengan ketiganya. Kurang lebih kasus yang dihadapi adalah seperti ini:

  1. upload batch file berkestensi .txt,
  2. membaca per-baris file yang diupload, memvalidasi, dan insert ke dalam table
  3. batasan max_execution_time.

Bisakah pirsawan bayangkan gimana kalau data yang diupload itu misalnya terdiri lebih dari 100.000 baris kemudian akan kita entri ke dalam database, dengan kriteria macam-macam yang mengakibatkan setiap baris yang akan di entri ke dalam database harus divalidasi, kemudian dicatatkan log berhasil tidaknya dst.. Sangat besar kemungkinan sebelum program kita mencapai baris ke 100.000, program kita akan berhenti karena kehabisan nafas. timeout, halt, modyar.

Nah kali ini, saya mau berbagi kali aja ada yang mau nangkep. Ide besarnya adalah membagi 100.000 baris data tadi kedalam segmen-segmen kecil sehingga tiap segmen behasil dieksekusi tanpa mengakibatkan program validasi kita kehabisan nafas.

Berikut pseudocode-nya.

  1. form upload: user upload file .txt,
  2. submit: file diupload ke dalam satu folder tertentu.,
  3. segera setelah data berhasil diupload, jalankan script untuk membaca file,
    • baca panjang baris data (  while( fgets() ) $i++   )
    • tentukan jumlah baris paling aman, sehingga proses validasi tidak halt (sebut satu segmen, misal 1000 baris)
    • mulai baca  perbaris data sampai batas atas segmen
    • ketika mencapai ujung  segmen, stop pembacaan
    • kembalikan ke view (buat pesan sesuai selera) panggil fungsi untuk membaca segmen ke 2.
    • lakukan hingga program membaca baris paling akhir
  4. ketika pembacaan berakhir beri user kabar gembira, entri telah berhasil

Cara di atas menggunakan ajax sehingga proses eksekusi antar segmen bisa berlangsung. Ketika satu segmen telah selesai dibaca, lakukan eksekusi fungsi melalui ajax dengan parameter (segment, namafile dst).

Sok atuh kalo ada yang mau tanya.. dari gaya tulisnya sih.. musti banyak yang dipertanyakan.. :)

UI upload,validate

UI upload,validate

Older Posts »

Categories